Jumat, 25 November 2011

KONSEP DASAR ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU DALAM MASA PERSALINAN


·         PENGERTIAN PERSALINAN
Persalinan adalah suatu proses fisiologik yang memungkinkan serangkaian perubahan yang besar pada ibu untuk dapat melahirkan janinnya melalui jalan lahir. Ini di definisikan sebagai pembukaan serviks yang progresif, dilatasi atau keduanya, akibat kontraksi rahim teratur yang terjadi sekurang-kurangnya setiap 5 menit dan berlangsung sampai 60 detik.
Persalinan adalah suatu proses dimana fetus dan plasenta keluar dari uterus, ditandai dengan peningkatan aktifitas myometrium ( frekuensi dan intensitas kontraksi) yang menyebabkan penipisan dan pembukaan serviks serta keluarnya lendir darah (“show”) dari vagina.

·         SEBAB-SEBAB MULAINYA PERSALINAN
 1.     Penurunan fungsi placenta diakhir usia kehamilan menyebabkan kadar estrogen dan progesteron menurun mendadak sehingga nutrisi untuk janin dan placenta berkurang.

2.      Tekanan pada ganglion servikale dari pleksus frankenhauser menjadi stimulasi bagi kontraksi otot polos rahim.

3.      Peningkatan beban/stress pada calon ibu dan janin menyebabkan peningkatan kativasi kortison,prostaglandin dan oksitosin menjadi pencetus rangsangan2 untuk melahirkan.

·         TAHAPAN PERSALINAN (KALA I, II, III, IV)
A.    Tahap I : mulai dari awal his sampai pembukaan lengkap (sekitar 10 cm)
1.        Fase awal (fase laten)
- Kontraksi semakin kuat dan teratur
- Rasa nyeri masih bersifat minimal
- Serviks menipis dan membuka sampai sekitar 4 cm
- Fase ini berlangsung selama 8,5 jam (pada kehamilan pertama) dan 5 jam (pada kehamilan selanjutnya)
2.       Fase aktif
- Serviks membukan sampai 10 cm
- Bagian terendah bayi (biasanya kepala) mulai turun ke dalam panggul ibu
- Ibu mulai merasakan desakan untuk mengedan
- Fase ini berlangsung sekitar 5 jam (pada kehamilan pertama) dan 2 jam (pada kehamilan
berikutnya)

B. Tahap II : mulai dari pembukaan lengkap sampai bayi keluar dari rahim ibu.
Berlangsung selama 60 menit (pada kehamilan pertama) dan 15-30 menit (pada kehamilan berikutnya).

C. Tahap III : mulai dari kelahiran bayi sampai pengeluaran plasenta (ari-ari). Biasanya hanya berlangsung selama beberapa menit.

·         TUJUAN ASUHAN PERSALINAN
Mengupayakan kelangsungan hidup dan mencapai derajat kesehatan yang tinggi bagi ibu dan bayinya,melalui berbagai upaya yang terintegrasi dan lengkap serta intervensi minimal sehingga prinsip keamanan dan kualitas pelayanan dapat terjaga pada tingkat yang optimal.Dengan pendekatan seperti ini,berarti bahwa upaya asuhan persalinan normal harus di dukung oleh adanya alas an yang kuat dan berbagai bukti ilmiah yang dapat menunjukan adanya manfaat apabila di aplikasikan pada setiap proses persalinan.

·         TANDA- TANDA PERSALINAN
Proses persalinan berbeda-beda pada tiap individu, namun ada beberapa tanda yang dapat membantu ibu untuk memperkirakan kapan waktu persalinan tiba.
Tanda palsu
1.       Selama kehamilan, ibu akan merasakan kontraksi rahim (mulas, kram perut) yang lemah dan tidak teratur, yang disebut kontraksi Braxton Hicks. Kontraksi tersebut tidak menyebabkan lahirnya bayi.
2.      Menjelang persalinan akan terjadi kontraksi otot-otot rahim yang menyebabkan bayi lahir, ini disebut His.
3.      His pada bulan terakhir kehamilan akan terjadi beberapa kali, namun perlu diperhatikan apakah his tersebut merupakan his palsau (his pendahuluan) atau his persalinan.
Ciri-ciri his palsu adalah :
a. Tidak teratur, tidak menyebabkan nyeri di perut bagian bawah dan lipatan paha.
b. Tidak menyebabkan nyeri memancar dari pinggang ke perut bagian bawah.
c. Lama kontraksi pendek dan tidak begitu kuat, bila dibawa berjalan kontraksi biasanya menghilang.
d. Tidak bertambah kuat seiring dengan bertambahnya waktu.
e. Tidak ada pengaruh pada pembukaan mulut rahim.

Sedangkan tanda mulainya persalinan adalah :
  • Timbulnya kontraksi yang bersifat:
  1. nyeri memancar dari pinggang ke perut bawah
  2. sifatnya teratur dan makin lama makin sering dan kuat
  3. Jika dibawa berjalan makin kuat
  4. mempengaruhi pendataran dan pembukaan mulut rahim
  • Keluarnya lendir berdarah dari jalan lahir karena lepasnya selaput janin dari mulut rahim.
  • Tiba-tiba keluar banyak cairan dari jalan lahir yang terjadi kalau ketuban pecah atau robek karena pembukaan hampir/sudah  lengkap. Ketuban bisa pecah pada pembukaan awal atau sebelum mulainya persalinan. Biasanya persalinan akan berlangsung dalam 24 jam
Ketika mulai terjadi kontraksi, setiap timbul catatlah frekwensinya, kekuatan, lamanya kontraksi tersebut. Gunakan stopwatch atau jam tangan yang ada detiknya.
1.       Lamanya 45 – 75 detik
2.      Kekuatan kontraksi : semakin lama akan bertambah kuat. Saat mulas, jika kita menekan dinding perut dengan telunjuk akan terasa perut mengeras.
3.      Interval kontraksi : akan bertambah sering, permulaan 10 menit sekali, kemudian menjadi 2 menit sekali.
4.      Pecahnya kantung ketuban
5.      Keluarnya bercak darah bukan petunjuk akurat ibu akan segera melahirkan. Namun ibu perlu waspada terhadap hal tersebut, jika perdarahan banyak, ibu perlu segera ke rumah sakit tanpa perlu menunggu hingga kontraksi yang terjadi mulai teratur dan bertambah kuat kekuatannya.



FRANSISCA BINTANG THERESIA NAINGGOLAN








0 komentar:


Kaskus

Only


:ilovekaskus

:iloveindonesia

:kiss

:maho


:najis

:nosara

:marah


:berduka


:malu:

:ngakak

:repost:

:repost2:


:sup2:

:cendolbig

:batabig

:recsel



:takut

:ngacir2:

:shakehand2:

:bingung


:cekpm

:cd

:hammer

:peluk



:toast

:hoax:

:cystg

:dp


:selamat

:thumbup

:2thumbup

:angel


:matabelo


:mewek:

:request

:babyboy:


:babyboy1:

:babymaho

:babyboy2:

:babygirl


:sorry


:kr:

:travel

:nohope


:kimpoi

:ngacir:

:ultah

:salahkamar


:rate5

:cool


:bola


by Pakto


:mewek2:

:rate-5

:supermaho

:4L4Y


:hoax2:


:nyimak

:hotrit

:sungkem


:cektkp

:hope

:Pertamax

:thxmomod


:laper


:siul

:2malu:

:ngintip


:hny

:cendolnya


by misterdarvus


:maintenis:


:maintenis2:

:soccer

:devil


:kr2:

:sunny

Poskan Komentar